Monday, March 18, 2024

Konserto Kucing, inspirasi bagi pianis Lang Lang


Konserto Kucing (The Cat Concerto) adalah film kartun tahun 1946 dan yang kedua puluh sembilan untuk serial Tom and Jerry, diproduksi dengan Technicolor dan dirilis ke teater pada tanggal 26 April 1947 oleh Metro-Goldwyn-Mayer (Wikipedia). Tema konserto ini diambil dari Hungarian Rhapsody No 2 karya Franz List. Konserto inilah yang menginspirasi anak kecil berumur dua tahun, yang menyukai film-film kartun pada masanya, untuk belajar main piano. 

Simak permainan si kucing ini yang sedang memainkan Konserto Kucing dan selalu diganggu si tikus.






Anak kecil itu, yang bernama Lang Lang, lahir pada 14 Juni 1982, dan setelah berangkat dewasa menjadi pianis China yang telah tampil bersama orkestra-orkestra ternama di seluruh dunia dan muncul di gedung-gedung konser ternama. Pianis yang mulai aktif sejak tahun 1990 ini adalah pianis China pertama yang pernah main bersama Berlin Philharmonic, Vienna Philharmonic dan banyak orkestra-orkestra Amerika ternama. Kritikus musik dari Chicago Tribune menyebutnya sebagai "pemain berbakat muda terbesar dan paling menarik yang saya temukan dari sekian tahun menghadiri resital piano." Lang dianggap salah seorang musisi klasik paling berhasil pada jaman modern ini menurut PBB. 
Nikmati permainan piano Lang Lang memainkan Hungarian Rhapsody No 2 karya Franz List, yang menjadi sumber inspirasi dia pada saat masih kecil. Video ini diunduh dari YouTube unggahan RuperJones pada 18 September 2008. 


Tarian Para Pelawak

Tarian Para Pelawak (Dance of the Comedians) ciptaan Bedrich Smetana adalah cuplikan musik yang diambil dari opera Bohemia yang terkenal "Th Bartered Bride" (Pengantin yang Dibarter), dimana bagian ini merupakan favorit penonton, dengan ritme yang hidup dan melodi karakteristik. Bagian ini memiliki permainan biola yang cepat. Meskipun secara teknis tidaklah terlalu sulit untuk dimainkan, tetapi mengamati penampilan berikut ini, yang dimainkan anak-anak muda, menjadikannya tontonan yang menarik. (Disarikan dari Hafabra music: di sini).


Video ini diunggah di YouTube oleh Akademia Filmu i Telewizji, menampilkan The Young Cracow Philharmonic, dengan Thomasz Chmiel sebagai konduktor, direkam di Polish National Opera di Warsawa, Polandia, 1 Oktober 2017. Selamat menikmati.

https://www.youtube.com/watch?v=KY1b52b0Re4

Bedrich Smetana (2 Maret 1824 - 12 Mei 1884) adalah komponis Ceko (Czech), perintis pengembangan jenis musik yang dekat dengan identitas aspirasi masyarakat Ceko dalam "kebangkitan" budaya dan politik. Di negaranya dia dihargai sebagai bapak musik Ceko. Secara internasional dia terkenal melalui opera The Bartered Bride dan siklus simfoni Má vlast ("My Fatherland"), yang menggambarkan sejarah, legenda dan alam pemandangan Bohemia, tempat dimana komposer berasal. Termasuk di dalamnya adalah puisi simfonis "Vitava", yang juga dikenal dengan nama Jermannya sebagai "Die Moldau" atau The Moldau.  

Smetana terlahir sebagai komposer alamiah, dan penampilan publik pertamanya saat dia berusia enam tahun. Setelah melalui sekolah konvensional, ia belajar musik di bawah bimbingan Josef Proksch di Praha. Musik nasionasistis dia yang pertama ditulis pada saat revolusi Praha tahun 1848, dimana dia sempat ikut berpartisipasi. Setelah gagal dalam menempuh karirnya di Praha, dia berangkat ke Swedia, dan dia menjadi pengajar dan choirmaster di Gothenburg, dan mulai menulis karya-karya orkestra besarnya. 

Awal 1860 pada saat situasi politik di Bohemia lebih liberal, dia memilih kembali secara permanen ke Praha. Dia terjun sepenuhnya dalam kehidupan musik di kotanya, terutama sebagai pembaharu opera Ceko. Pada 1866 dua karya operanya, The Brandenburgers in Bohemia dan The Bartered Bridge, ditampilkan Teater Provisional Praha yang baru, yang mendongkrak popularitasnya. Pada tahun yang sama, Smetana menjadi konduktor utama teater, tapi dalam tahun-tahun kepemimpinannya muncul berbagai kontroversi. Faksi dalam lembaga musik menganggap dia identik dengan gagasan-gagasan progresif dari Franz Liszt dan Richard Wagner yang bertentangan dengan pengembangan gaya opera yang khas Ceko. Sikap oposisi ini memengaruhi karya-karya kreatif dia, dan mempercepat penurunan kondisi kesehatannya sehingga akhirnya dia mengundurkan diri dari teater pada 1874.

Pada akhir 1874, Smetana menjadi tuli, pendengarannya hilang total tapi, lepas dari tugas teater dan kontroversinya, dia memulai periode yang mapan sebagai komposer dan berlanjut sampai hampir akhir sisa hidupnya. Kontribusinya terhadap musik Ceko mulai dikenal dan dihargai, tapi kejatuhan mental pada awal 1884 mengantar dia ke penahanan dalam pengasingan sampai akhirnya meninggal. Reputasinya sebagai bapak bangsa musik Ceko bertahan di negaranya, dimana para pendukungnya telah meningkatkan statusnya di atas para pendahulunya. Meskipun demikian, karya-karya Smetana relatif tidak banyak dimainkan dalam repertoir internasional, banyak komentator asing lebih menghargai Antonin Dvorak sebagai komposer Ceko yang lebih dikenal. (Wikipedia)

 

Thursday, January 5, 2023

Konserto Piano Beethoven yang selalu memukau...

Konserto Piano No 1 sampai no. 5 dari Beethoven selalu memukau, ada melodi-melodi khas Beethoven yang terkadang lembut tapi kemudian bersemangat, berulang tapi tidak membosankan, teramat jelas terdengar. Berikut Konserto Piano dari Beethoven dari No 1 sampai 5, yang dipilih secara acak dari YouTube. 

Selamat menikmati....

Konserto Piano No. 1 (Margarita Höhenrieder, pianis)


Konserto Piano No. 2 (Harmony Zhu, pianis cilik)


Konserto Piano No. 3 (Alfred Brendel, piano)


Konserto Piano No. 4 (Helen Grimaux, pianis) 


Konserto Piano No. 5 (Alina Bercu, pianis)


Friday, May 7, 2021

Konduktor dengan penampilan ekspresif

Orkestra tidak lepas dari peran dirijennya (konduktor / conductor), siapakah konduktor dengan penampilan ekspresif dan memikat? Inilah diantaranya:

Alondra de la Parra

chicagotribune.com
Alondra de la Parra adalah konduktor Meksiko, lahir tanggal 31 Oktober 1980 di New York, anak dari Manelick de la Parra, seorang penulis dan editor, dan Graciela Borja, seorang ahli sosiologi dan edukator. Ayahnya sedang belajar film di Universitas New York dan ibunya pelajar sosiologi di The New School pada saat dia dilahirkan dan dibesarkan sampai usia tiga tahun. Alondra adalah ibu dari dua orang anak laki-laki, Luciano (lahir 2016) dan Julian (lahir 2018). (Wikipedia).

Dalam video yang diunggah wocomoMUSIC di YouTube (20 Juni 2018), Alondra menjadi konduktor L'Orchestra de Paris yang memainkan Danzon No. 2 karya Arturo Marquez.  

Selamat menikmati.



Tomomi Nishimoto

timeoutshanghai.com
Tomomi Nishomoto lahir di Osaka, Jepang pada 22 APRIL 1970. Pengalamannya bermain piano, yang didapatkan dari ibunya pada usia tiga tahun, dan pengaruh musikal ibunya mendorong dia untuk tertarik menjadi konduktor di kemudian hari. Setelah menerima Bachelor of Music in Compositiond ari Osaka College of Music pada tahun 1994, dia diterima di Saint Petersburg State Conservatory.

Meskipun dia memiliki pengalaman sebagai konduktor opera sewaktu menghabiskan tahun-tahunnya di Osaka College if Music sebagai wakil konduktor, karir formalnya sebagai konduktor dimulai pada tahun 1998 dengan Kyoto Symphony Orchestra. Sejak itu dia telah menjadi konduktor di banyak orkes terkenal Jepang dan telah menerima berbagai penghargaan, seperti Idemitsu Award (199), St. Stainslav Medal (1999) dan Sakura konohana Award (2000). (Wikipedia)

Dalam video yang diunggah CLASSICsungtaek di YouTube pada 2009, Tomomi menjadi konduktor Russian Bolshoi Symphony Orchestra yang memainkan Hungarian Dance No. 1 dan No. 5 karya Brahms.

Selamat menikmati.





Yuri Simonov

Yuri Ivanovich Simonov (Dalam Bahasa Rusia: Ю́рий Ива́нович Си́монов) lahir pada tanggal 4 Maret 1941 di Saratov, Uni Sovyet adalah konduktor Rusia. Dia belajar di Leningrad Conservatory di bawah bimbingan Nikolai Rabinovich, dan kemudian menjadi asisten konduktor untuk Yevgeny Mravinsky pada Leningrad Philharmonic Orchestra. 

Simonov pertama kali menjadi konduktor pada Bolshoi Theatre tahun 1969, yang kemudian menjadi konduktor kepala pada Februari 1970, konduktor kepala termuda dalam sejarahnya. Dia menempati posisi tersebut sampai tahun 1985. Pada tahun 1986 dia mendirikan the USSR Maly State Orchestra, dan selanjutnya membuat beberapa rekaman komersial dengan ensembel. Dia menjadi direktur musik pada Orkes Filharmonik Moskow pad 1998. Di luar Rusia, Simonov adalah direktur musik Orkes Nasional Belgia pada tahun 1994 hingga 2002. 

Kita saksikan bagaimana dia beraksi sebagai konduktor dalam Hungarian Dance No 6 berikut ini, dalam video yang diunggah di YouTube oleh VicSymphonyOrchestra, 1 Agustus 2011. Karya Brahms ini dimainkan oleh Moscow Philharmonic Orchestra. Selamat menyaksikan.

https://www.youtube.com/watch?v=DyMpL_dIt6U



Mitsuko Uchida

classicalpost






Dame Mitsuko Uchida, lahir pada 20 Desember 1948, adalah pemain piano dan sekaligus konduktor musik klasik, lahir di Jepang dan menjadi warganegara Inggeris, terutama dikenal karena interpretasinya atas musik Mozart dan Schubert. 

Mitsuko telah sering tampil di banyak orkestra, membuat rekaman berbagai repertoar dan memenangkan banyak penghargaan (diantaranya Dame Commander of the Order of British Empire pada tahun 2009) dan sejak tahun 2013 menjadi Artistic Director pada Marlboro Music School and Festival, satu-satunya musisi yang menjadi Artistic Director sejak co-founder Rudolf Serkin. Dia juga menjadi koduktor banyak orkestra-orkestra besar.  

Simak penampilannya yang ekspresif sebagai pianis sekaligus konduktor dalam pagelaran Piano Concerto K 466 ciptaan Mozart, dimainkan oleh Camerata Salzburg, yang diunggah di YouTube oleh forye pada 11 November 2012.




Friday, August 23, 2013

Schumann hampir bunuh diri karena depresi

Robert Schumann (www.allmusic.com)
Robert Schumann, komponis asal Jerman dari abad ke 19 (1810-1856) tidak menyukai bentuk musik yang panjang, seperti simfoni dan konserto (meskipun beberapa bagian dari konsertonya memiliki momen-momen yang indah) dan ekspresinya memiliki rentang yang panjang dalam lagu dan ciptaan ciptaan pendek untuk piano. 

Kemampuan Schumann yang luar biasa tercermin pada ciptaan-ciptaannya yang merupakan pengejawantahan dari keadaan jiwa yang rumit dan terkadang fana seperti tercermin dalam lagu ciptaanya Puisi Cinta (Dichterliebe), dan kumpulan karya-karya piano pendeknya termasuk Fantasia (Phantasiestrucke), Pemandangan Masa Kanak-kanak (Kinderzenen) dn Pemandangan Hutan (Waldzenen). 

Dalam lagu-lagu ciptaannya, seperti yang dicatat oleh para kritikus musik, Schumann telah mencapai tingkat penyatuan musik dan puisi yang tidak mudah difahami dimana para penyair dan pemusik Romantik menyebutnya sebagai tujuan seni yang paling utama.

Ayah Schumann adalah seorang penjual buku yang mendorong talenta musik dan minat baca anaknya. Robert Schumann mulai belajar piano pada umur 10 tahun. Tahun 1828 ia mendaftar di Universitas Leipzig sebagai mahasiswa hukum, meskipun ia menemukan musik, filsafat dan bar Leipzig lebih menarik perhatiannya daripada hukum. Dia kemudian belajar piano dari Friedrich Wieck, guru piano Leipzig yang mashur pada waktu itu. Keluarga Schumann sebenarnya memiliki penyakit mental yang serius, dan sang komponis, yang lebih banyak menderita dalam kondisi depresi, hampir gila dengan kombinasi antara ketakutan dan ketertarikan yang khas Romantik. Sebagai pemuja wanita yang kompulsif dan peminum berat, Schumann hidup dalam seputar masalah-masalah psikologis. Upayanya untuk menjadi pemain piano konser gagal setelah dia menderita kelumpuhan sebagian tangan kanannya. Schumann akhirnya memutuskan untuk menjadi komponis dan penulis musik sebagai pilihan karirnya.

Sementara itu, Clara Wieck, anak guru pianonya jatuh hati pada Schumann, dan mereka saling jatuh cinta. Mereka menikah secara resmi tahun 1840, satu hari sebelum hari ulang tahun Clara ke 21, meskipun ayah Clara dengan keras mementangnya. Pada periode ini semangat Schumann dalam mencipta sangat tinggi. Dalam kurun waktu satu tahun saja (1841) dia begitu banyak mencipta lagu sampai tahun itu disebut "tahun lagu", tahun dimana era Romantik mencapai puncaknya. Adalah Clara yang mendorong semangat Schumann dalam melahirkan karya-karyanya. Keempat Simfoni ciptaannya masih menjadi repertoir konser sampai sekarang, tapi karya operanya, Genoveva, kurang berhasil. Dia pernah menyandang beberapa jabatan penting dalam bidang musik: menjadi guru musik di Leipzig Conservatory yang baru saja dibentuk, kemudian menjadi direktur musik di Dusseldorf, tapi dianggap gagal. Pada 27 Februari 1854 dia menceburkan diri ke Sungai Rhine yang beku. Setelah diselamatkan, dia secara sukarela masuk rumah pengasingan. Meskipun sempat membaik, kondisinya semakin lama semakin memburuk dan akhirnya meninggal tahun 1856, kemungkinan karena terjangkit penyakit sipilis. (Disarikan dari tulisan Zoran Minderovic dalam www.allmusic.com).

Mari kita dengarkan beberapa dari karya Schumann yang terkenal itu, yaitu Dichterliebe, Fantasia dan Kinderzenen. Dichterliebe dinyanyikan oleh Thomas Quasthoff dengan iringan piano Helene Grimaud, Kinderzenen dimainkan oleh Martha Argerich pada piano, dan Fantasia dimainkan pada piano oleh Khatia Buniatishvili. Semuanya diunduh dari YouTube. Selamat menikmati...






Thursday, August 15, 2013

Komposisi pilihan bulan ini

Musik abadi memiliki rentang yang panjang mulai dari era Barok, Klasik, Romantik sampai Modern, dengan rentang sampai 400 tahun. Era Barok dimulai pada tahun 1600 sampai 1750, kemudian era Klasik dari tahun 1750 sampai 1830, era Romantik mulai tahun 1804 sampai 1949 dan era Modern dari 1900-an sampai tahun 2000-an.

Komponis dari segala jaman (Wikipedia)
Masing-masing era memiliki sejumlah komponis yang merajai era-nya. Sebutlah misalnya Scarlatti di era Barok, Bach dan Mozat di era Klasik, Beethoven sampai Rachmaninoff di era Romantik, dan Debussy serta Ravel di era Modern. Tapi masih banyak lagi komponis-komponis yang menghasilkan karya-karya dengan melodi indah yang tidak lekang dimakan usia sampai sekarang bahkan mungkin sampai abad-abad mendatang.

Memilih komposisi yang mewakili era-nya masing-masing adalah pekerjaan yang sangat sulit dan bahkan mustahil untuk dilakukan. Tapi saya mencoba membuat pilihan komposisi, paling tidak untuk bulan ini, yang akan saya sajikan untuk anda semua penikmat musik abadi. Inilah komposisi pilihan saya bulan ini:

  1. Sonata dalam B Kecil dari Scarlatti, dari era Barok,
  2. Bagian Ketiga dari Klaviertrio G Dur karya Haydn dari era Klasik,
  3. Bagian Rondo dari Konserto Biola karya Beethoven dari era Romantik, dan
  4. Clair de Lune karya Debussy dari era Modern. 

Karya Scarlatti dimainkan oleh Yllka Istrefi pada piano, diunduh dari YouTube (unggahan Yllka Istrefi, 19 Jan 2013):





Karya Haydn dimainkan oleh trio Patricia Kopatchinskaja pada biola, Sol Gabetta pada violonselo dan Henri Sigfridsson pada piano, diunduh dari YouTube (unggahan rgypsy, 12 Juni 2012):



Karya Beethoven dimainkan oleh Arabella Steinbacher pada biola dengan iringan The German Radio Philharmonic Orchestra in Saarbruchen, dengan konduktor Fabrice Bollon, diunduh dari YouTube (unggahan CanisLupusSeeUs, 11 Feb 2011):



Karya Debussy dimainkan pada piano oleh Angela Hewitt pada Royal Conservatory of Music at Toronto's Koerner Hall, diunduh dari YouTube (unggahan CBC Music, 11 Feb 2012):






Sang Maha Pencipta memperlihatkan keindahan-Nya melalui karya-karya mereka yang abadi. Selamat menikmati!


Monday, July 8, 2013

Sonata Piano "Appassionata" (Beethoven)

Musik klasik tidak harus dimainkan di dalam gedung konser yang megah yang dihadiri undangan berpakaian rapi, jas, dasi dan gaun malam, tapi ternyata bisa juga dimainkan dan didengar di pinggir jalan, diantara hiruk pikuk orang berlalu lalang. Inilah yang dilakukan Valentina Lisitsa, pemain piano kelahiran Ukraina. 

Dia memainkan bagian ketiga Sonata Piano ciptaan Beethoven yang dikenal dengan nama Appassionata di piggir jalan kota Paris beberapa hari yang lalu. Dan dia memainkannya pada piano jenis upright, piano yang tingginya cuma satu meter dan hanya memiliki 85 tuts (piano salon biasanya memiliki 90 tuts). 

Nikmati permainan piano Valentina Lisitsa berikut ini, yang diunggah oleh Valentina sendiri di YouTube pada tanggal 4 Juli 2013.



Beethoven sendiri menulis karya Appassionata pada bulan Februari 1807 di Wina. Appassionata (Piano Sonata No 23 dalam F kecil opus 57), adalah satu dari tiga piano sonata yang telah diciptakannya, yang dianggapnya paling "bergairah" atau passionate. Nama Appassionata sendiri baru digunakan pada tahun 1838 setelah Beethoven meninggal. (Sumber: Wikipedia)